Selasa, 06 Agustus 2019

Diet Sampah PSP Ala Milenials


Sampah kini telah menjadi permasalahan Nasional yang perlu ditangani dengan serius. Menurut Undang-undang Nomer 18 Tahun 2008, sampah didefinisikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat. Salah satu jenis sampah yang paling banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah sampah plastik. Plastik telah lama digunakan dan seakan tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang. (https://bulelengkab.go.id)
Jenis plastik yang sering ditemui adalah plastik sekali pakai atau PSP (single use plastic). Jenis plastik ini biasanya hanya digunakan sekali saja. Contoh PSP seperti kemasan air mineral, kemasan makanan seperti snack, kantong plastik, hingga sedotan. Praktis dan mudah, begitulah karakteristik plastik sekali pakai. Maka tidak heran bila penggunaan plastik sekali pakai semakin lama semakin meningkat. Alhasil, sampah PSP yang dihasilkan pun semakin banyak dan menumpuk. Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut dan menempatkan Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia yang dibuang ke laut.
Sumber: http://disasterchannel.com
Berbagai macam cara telah dilakukan untuk mengelola sampah, seperti penggunaan kembali (reuse) dan daur ulang (reduce) sampah menjadi berbagai macam benda yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi. Namun daur ulang saja tidak cukup ampuh untuk mengatasi persoalan sampah. Hanya sebagian kecil masyarakat yang melakukan daur ulang sampah plastik sekali pakai, yang menyebabkan ketidakseimbangan dengan sampah plastik sekali pakai yang dihasilkan. Pada akhirnya, sampah plastik sekali pakai akan berujung di tempat pembuangan sampah atau terbuang di tanah, sungai, hingga lautan. Sampah plastik sekali pakai merupakan sampah yang sulit terurai dan membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk menguraikannya. Sehingga dalam waktu yang lama, sampah plastik sekali pakai hanya akan menjadi timbulan sampah yang menimbulkan dampak negatif, tidak hanya bagi manusia namun juga bagi lingkungan hidup seperti kelestarian hewan-hewan laut dan burung. Masih jelas diingatan kita pada tahun 2018 silam, di Desa Kapota Sulawesi tenggara ditemukan paus terdampar. Yang miris adalah ketika dilakukan identifikasi ditemukan berbagai macam sampah yang sebagian besar merupakan sampah plastik sekali pakai, diantaranya 115 buah gelas plastik, 25 buah kantong plastik, 19 buah plastik keras, hingga lebih dari 1000 potong tali rafia (nationalgeographic.co.id). Sungguh keadaan yang sangat memprihatinkan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut perlu dicarikan solusi dari sekedar reuse dan reduce. Pengurangan dan pembatasan penggunaan sampah plastik sekali pakai disinyalir lebih efektif dari pada daur ulang. Pengurangan penggunaan sampah plastik atau yang lebih keren disebut dengan istilah diet sampah PSP tengah gencar-gencarnya disosialisaikan dan diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu daerah yang gencar membatasi penggunaan sampah plastik sekali pakai adalah Bali. Gubernur Bali membatasi sampah plastik sekali pakai yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Supaya program tersebut berjalan lancar, maka semua pihak harus terlibat aktif dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Tak terkecuali para kaum milenials. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah milenials pada tahun 2019 diproyeksi sebanyak 23,77% atau hampir seperlima jumlah penduduk Indonesia (www.bps.go.id). Kaum milenials digadang-gadang sebagai agent of change  atau agen perubahan yang diharapkan membawa perubahan yang lebih baik di masa depan sehingga milenilas yang diantaranya terdiri dari pelajar memiliki peranan penting dalam mengurangi sampah PSP di lingkungan sekolahnya. Di sekolah-sekolah sudah banyak ditemukan slogan-slogan seperti ‘buanglah sampah pada tempatnya’. Namun tulisan tersebut hanya mengajarkan milenials untuk membuang sampah saja, tak sampai pada tahap anjuran pengeloaan, seperti memilih, memilah, mendaur ulang, dan diet sampah yang harusnya lebih ditekankan pada kaum  milenials. Diet sampah PSP bagi kaum milenials merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Fakta di lapangan menunjukkan penggunaan PSP adalah hal yang lumrah dan sering ditemui seperti di sekolah-sekolah. Sehingga milenials tidak perlu merasa aneh dan canggung saat akan memulai diet sampah PSP. Justru milenials harus mejadi agen perubahan di lingkungan sekolahnya masing-masing.
Berikut diet sampah ala milenials yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
1.        Membawa kotak makan dan tempat minum sendiri
Kebiasaan yang sering ditemui di kantin sekolah adalah penggunaan kertas minyak untuk membungkus nasi, plastik untuk membeli minuman seperti es, serta tak ketinggalan atributnya yaitu sedotan. Belum lagi kemasan snack-snack yang di konsumsi. Maka tak heran bila ada penelitian yang menyatakan bahwa rata-rata sampah yang dihasilan pe rorang adalah 800 gram (www.antaranews.com). Wow, bisa dihitung sampah yang dihasilkan selama setahun mencapai 292 kg. Solusinya adalah milenals bisa membawa kotak makan dan tempat minum sendiri.
2.        Menolak sedotan dan sendok plastik
Sedotan dan sendok plastik merupakan contoh plastik sekalai pakai yang banyak digunakan. Berani bilang tidak ketika kita ditawari sedotan atau sendok plastik. Sebagai solusinya, kita bisa menggunakan sedotan yang terbuat dari logam atau bambu, selain ramah lingkungan sedotan tersebut bisa dipakau berulang kali dan bisa dibawa kemana saja. Jangan lupa pula membawa sendok logam atau sendok kayu ketika bepergian.
3.        Menolak kantong plastik
Ketika sedang berbelanja, bawalah kantong kain dan tolaklah kantong plastik yang diberikan. Belilah beberapa kantong kain dan simpanlah di kendaraan dan tas. Dengan menggunakan kantong kain, milenials dapat mengurangi penggunaan kantong plastik. Bila belanja dalam jumlah yang banyak, kardus bisa digunakan sebagai alternatif.  Milenilas juga bisa menggunakan kain tipis atau dutsbag yang yang biasanya didapat saat membeli tas sebagai alternatif kantong plastik.
4.        Pungut sampah yang ditemui
Milenials bisa memulai hal baik seperti memungut sampah yang ditemui dengan cara membuangnya di tempat sampah. Lebih keren lagi bila bisa memilah-milahnya berdasarkan jenis sampahnya. Di beberapa tempat biasanya telah disediakan lebih dari satu tempat sampah berdasarkan jenisnya. Ketika sudah dipilih dan dipilah, milenials bisa menggunakan sampah PSP yang masih bisa digunakan dan di daur ulang seperti kemasan air mineral dan sedotan untuk membuat kerajinan di sekolah.
5.        Menggunakan barang-barang isi ulang
Hal sepele yang sering terlupakan adalah penggunaan barang-barang isi ulang, seperti belilah bolpoin dan alat tulis yang bisa diisi ulang. Bagi laki-laki yang biasa menggunakan alat cukur, gunakanlah alat cukur yang bisa diisi ulang, sehingga bisa mengurangi sampah sekali pakai.
6.        Gunakan pembalut kain
Khusus untuk perempuan, cobalah menggunakan pembalut kain saat menstruasi. Sebab pembalut konvensional berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Beberapa kelebihan pembalut kain antara lain, bisa digunakan berulang kali, lebih ramah lingkungan serta tidak menimbulkan efek negatif bagi tubuh.
7.        Diet belanja online
Ternyata belanja online juga berpotensi menghasilkan sampah PSP yang berujung di tempat sampah. Produk dari belanja online biasanya dibungkus dengan banyak kemasan seperti kresek, kertas, dan kardus yang tentunya sudah tidak bisa digunakan. Jadi selama barang yang kita inginkan tersedia di toko sekitar kita, ada baiknya milenials lebih memilih belanja offline ketimbang online.
8.        Membeli secara curah
Belanja curah merupakan kebudayaan kita sejak lama. Konsumen dapat belanja menggunakan wadah atau tas kain dari rumah. Belanja secara curah juga memungkinkan konsumen membeli barang secukupnya sehingga tidak mubazir. Dengan kembalinya perilaku belanja ke masa lalu tersebut ternyata cukup ampuh untuk mengurangi sampah PSP.
Diet sampah plastik ini juga merupakan salah satu dukungan terhadap parlemen yang secara serius berusaha menangani masalah sampah. Salah satu bentuknya adalah komisi VII DPR RI mengkomunikasikan dengan pemerintah untuk segera menangani sampah plastik melalui rapat dengan Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan membahas sampah dan limbah plastik (m.mediaIndonesia.com). Jadi sebagai kaum milenial mari kita dukung DPR RI dengan cara diet sampah.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa, sampah plastik sekali pakai (PSP) merupakan sampah yang lumrah ditemui di berbagai tempat, seperti sekolah. Pelajar yang merupakan bagian dari kaum milenials memiliki peranan yang penting dalam mengatasi sampah PSP, yaitu dengan mengurangi penggunaan PSP dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengurangi sampah PSP atau yang lebih dikenal dengan istilah diet PSP antara lain; membawa kotak makan dan tempat minum sendiri, menolak sedotan dan sendok plastik, menolak kantong plastik, pungut sampah yang ditemui, menggunakan barang-barang isi ulang, gunakan pembalut kain, diet belanja online serta membeli barang secara curah. Demikian uraian tentang diet sampah PSP ala milenials. Mulailah saat ini, mulai dari diri sendiri, dan mulailah dari hal-hal keci. Jangan lupa juga untuk meningatkan teman, keluarga, dan orang-orang disekitar kita. Yuk cintai bumi dengan mlakukan diet sampah PSP ala milenials. Semoga bermanfaat.

Daftar Rujukan
Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia. Kompas.com, diakses 23 Juli 2019
Generasi Milenials. Komifo.go.id, diakses 25 Juli 2019
Undang-undang Nomer 18 Tahun 2008 Tentang  Pengelolaan Sampah.
Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.
https://www.antaranews.com/berita/140033/klh-akan-hitung-cepat-data-sampah

Minggu, 09 September 2018

Blended Learning: Solusi untuk Menyiasati Kekurangan Waktu Mengajar



Catatan: Tulisan ini pernah dimuat dalam majalah Madani MAN Patas Volume 7 Tahun 2016  dan diperbarui pada tanggal 9 September 2018. Berikut ulasan lengkapnya.

   Salah satu permasalahan yang sering kali dihadapi guru adalah kurangnya waktu mengajar. Idealnya waktu mengajar telah dirumuskan melalui alokasi waktu yang mengacu pada kalender pendidikan dan dirinci menjadi rincian minggu efektif dan hari efektif, program tahunan, serta program semester. Alokasi waktu mengajar akan semakin berkurang dengan banyaknya waktu libur, seperti libur hari besar keagaamaan dan peringatan hari besar nasional. Hal-hal insidental, seperti rapat rutin dan undangan pelatihan, juga turut mengurangi waktu mengajar yang telah dirancang. Akibatnya, ketika mendekati ulangan akhir semester, guru kewalahan pasalnya materi yang diajarkan masih banyak sedangkan waktu yang tersedia sangat terbatas.
            Salah satu solusi mengatasi kekurangan waktu mengajar tersebut adalah dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi dan komunikasi dewasa ini berlangsung sangat pesat. Salah satu pengaruh perkembangan TIK dalam dunia pendidikan yaitu mulai bergesernya pembelajaran tatap muka (face to face) yang konvensional ke pembelajaran online (e-learning). Pada saat ini perkembangan TIK di bidang pendidikan memungkinkan diadakannya belajar jarak jauh menggunakan media internet. Namun, e-learning saja tidak cukup untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Hal ini dikarenakan tidak ada interaksi dan umpan balik antara guru dan siswa, sehingga diperlukan suatu metode yang dapat memadukan antara pembelajaran tatap muka yang konvensional dan pembelajaran online. Metode yang dimaksud adalah Blended Learning.
Blended Learning berasal dari dua kata yaitu blended  dan learning. Dalam kamus lengkap Inggris Indonesia, kata blended berasal dari kata blend yang berarti campuran, perpaduan, sedangkan learning berasal dari kata learn yang berarti belajar, pembelajaran. Blended Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang memadukan antara pembelajaran di kelas dengan pembelajaran online (e-learning). dengan kata lain, Blended Learning merupakan kombinasi antara pertemuan tatap muka (guru dan siswa saling berinteraksi secara langsung) dan pembelajaran mandiri berbasis online yang bisa diakses baik melalui komputer maupun handphone. Dengan menggunakan Blended Learning, pembelajaran akan lebih efektif dan efisien karena kedua metode pembelajaran memiliki keunggulan masing-masing. Metode pembelajaran tatap muka yang konvensional memungkinkan pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan menggunakan berbagai pendekatan dan strategi, sedangkan metode online dapat mengakses materi pembelajaran tanpa batasan ruang dan waktu.

           Seperti halnya metode pembelajaran lainnya, Blended Learning juga memiliki kelebihan dan kelemahan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Blended Learning lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional maupun online
Kelebihan Blended Learning antara lain.
·        Memadukan pembelajaran konvensional dan online, sehingga Blended Learning bisa melengkapi kekurangan kedua metode tersebut.
·        Penyampaian materi dapat dilaksanakan kapan saja dan di mana saja dengan memanfaatkan jaringan internet, tetapi tetap dilengkapi dengan umpan balik saat pertemuan di kelas.
·        Guru dapat meminta siswa untuk mengkaji materi pembelajaran sebelum pembelajaran tatap muka berlangsung.
·        Bisa digunakan untuk menyiasati kekurangan waktu mengajar dan  menambah waktu pembelajaran via online.
·        Memudahkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran.
·        Bisa digunakan untuk materi pelajaran yang banyak dan melimpah.
·        Kegiatan diskusi bisa berlangsung offline dan online.
·        Memungkinkan komunikasi dan diskusi dengan siswa yang tidak mau bertanya di kelas.
Kekurangan Blended Learning yaitu:
·           Tidak semua guru memiliki keterampilan untuk melaksanakan pembelajaran online.
·           Tidak semua siswa memiliki sarana dan prasana yang mendukung, seperti komputer, handphone, dan akses internet.
Media yang digunakan untuk melaksanakan Blended Learning sangat beragam bisa melalui web maupun media sosial yang sangat digandrungi siswa. Berikut beberapa media sosial yang bisa digunakan untuk melaksanakan metode Blended Learning.


1.        Facebook
Tak bisa dipungkiri bahwa facebook merupakan salah satu media sosial yang banyak diakses oleh siswa, sehingga facebook sangat cocok digunakan untuk menjalankan metode Blended Learning. Beberapa fitur dan sarana di facebook dapat dimanfaatkan sebagai penunjang metode Blended Learning antara lain:
a.      Facebook group
Melalui fitur facebook group, guru bisa mengumpulkan akun siswa dalam satu kelas ke dalam suatu grup yang dibuat khusus, grup kimia kelas XI IPA 1 MAN Patas misalnya. Melalui grup tersebut, guru bisa berinteraksi dan berdiskusi dengan siswa, begitu pula antarsiswa. Guru dapat mengajukan pertanyaan atau memancing diskusi mengenai materi pembelajaran yang akan atau telah diajarkan.
b.      Facebook share
Melalui fitur ini guru bisa membagikan materi singkat, gambar, link, atau video pembelajaran ke siswa sehingga siswa bisa mempelajari terlebih dahulu sebelum didiskusikan di kelas.
c.       Facebook note
Fitur ini memungkinkan guru membagikan ulasan materi yang lebih mendalam dan memungkinkan guru memberikan tugas berupa catatan. Guru atau siswa juga bisa menandai temannya, sehingga diskusi bisa lebih aktif.
2.        Whatsapp
Sama seperti halnya dengan facebook group, whatssapp group juga memungkinkan guru untuk mengumpulkan whatsapp pribadi siswa. Dalam grup ini guru dan siswa bisa berdiskusi mengenai materi pembelajaran. Guru dan siswa juga bisa saling berbagi materi, foto, dan video pembelajaran. Ditambah lagi belum lama ini Whatsapp memperbarui fitur untuk platform chatting-nya, sehingga pengguna bisa mengutip dan membalas pesan (quotes and replies) secara personal dalam obrolan grup. Hal ini memungkinkan diskusi menjadi lebih efisien dan terarah. Fitur rich preview yang dimiliki oleh whatssapp memberikan kesempatan bagi guru untuk mengirimkan link situs, blog atau semacamnya tentang materi pembelajaran. Selain itu, dengan adanya pesan berbintang memungkinkan siswa menyimpan hal-hal penting tanpa harus scrool chatting dan bisa dilihat suatu waktu.
3.        Blackberry Masanger (BBM)
BBM merupakan media sosial yang sedang tren dikalangan pelajar. Fitur yang bisa digunakan antara lain BBM group. BBM group memiliki fungsi yang hampir sama dengan whatssapp group. Selain itu, bbm group memiliki sarana obrolan video BBM yang memungkinkan diskusi menjadi lebih interaktif.
4. Google Classroom
Google merupakan salah satu perusahaan dengan pengguna terbanyak di dunia. kini google telah dilengkapi dengan fitur google classroom yang diperuntukkan untuk dunia pendidikan. dengan fitur ini guru bisa berdiskusi dengan murid, bisa memberikan tugas tanpa kertas dan banyak lagi lainnya. pembahasan lengkap tentang google classroom akan saya jabarkan dalam tulisan berikutnya ya. 

            Berdasarkan paparan di atas, Blended Learning  sangat mungkin diterapkan di sekolah seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang ditunjang dengan menjamurnya aplikasi yang mendukung. Blended Learning dengan segala kelebihan dan kekurangannya bisa digunakan sebagai alternatif metode pembelajaran ketika materi yang diajarkan terlalu banyak sementara waktu yang tersedia terbatas. Selamat mencoba!


Sumber:
http://help.blackberry.com/in/bbm (diakses 27 Agustus 2016)
http://www.academia.edu/10886930 (diakses 27 Agustus 2016)


Minggu, 02 September 2018

3 Resep Brownies Anti Gagal Bagi Pemula


Brownies merupakan salah satu kue yang mempunyai rasa lezat, umumnya memiliki rasa coklat yang dibuat dengan cara dipanggang. namun kini brownies hadir dengan variasi modifikasi baik dari segi tekstur, rasa, toping, hingga pembuatannya. salah satu modifikasi brownies yang paling populer adalah brownies kukus. brownies ini dibuat dengan cara dikukus. brownies kukus memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemarnya, termasuk anak saya. di usianya yang hampir 3 tahun ini, anak saya sangat menyukai browies kukus. Sebab saat pulang ke Banyuwangi sang kakek yang tak lain adalah ayah saya selalu membelikan brownies amand*. Namun di daerah saya tidak ada toko yang menjual brownies merk tersebut. Hingga saya harus memutar otak mencari resep brownies yang simpel dengan alat seadanya dan bahan yang mudah didapat. maklum saya belum mempunyai mixer plus oven. jadi pilihan saya jatuh pada brownies kukus. akhirnya saya bereksperimen untuk membuat brownies kukus sederhana. berikut 3 resep brownies kukus sederhana dan anti gagal yang pernah saya coba. resep ini cocok bagi pemula yang baru belajar membuat brownies. yuk cekidot.

3 resep brownies kukus anti gagal bagi pemula
1. brownies chocolat*s

kalau biasanya brownies menggunakan DCC (dark cooking chocolate), saya menggunakan chocolat*s. alasannya simpel, karena mudah didapat. saya mendapatkan resep ini dari cookpad, tapi dengan sedkit modifikasi. 
bahan-bahan yang diperlukan yaitu:
  1. 1 butir telur
  2. 2 sdm tepung terigu
  3. 2 sdm gula pasir
  4. 2 sdm mentega
  5. 1 sachet krimer kental manis
  6. 1 sachet chocolat*s. bisa diganti mil* dsb.
  7. sedikit baking soda
  8. meses/keju untuk toping


cara membuatnya:
  • panaskan kukusan terlebih dahulu
  • lelehkan mentega
  • kocok lepas telur hingga berbusa dengan menggunakan garpu
  • tambahkan kocokan telur dengan mentega 
  • masukkan gula pasir
  • masukkan tepung terigu hingga bercampur merata
  • masukkan chocolat*s
  • masukkan baking soda
  • masukkan krimer kental manis
  • setelah bercampur merata, kukus kurang lebih 25-30 menit
  • setelah matang dinginkan dan tambahkan toping sesuai selera
  • brownies kukus siap dinikmati
2. brownies ore*
kalau kue ini bisa dikatakan brownies nggak ya? hehehe. saya tau resep ini dari facebook. bahannya cuma 2 yaitu susu UHT rasa coklat dan biskuit ore*. cara membuatnya pun gampang. 1) blender biskuit hingga menjadi tepung. lalu tambahkan susu UHT hingga tercampur merata. setelah itu kukus hingga matang. selesai deh, simpel kan? 

3. brownies pond*n
dulu sebelum coba-coba resep, brownies pertama yang saya buat adalah brownies kukus merk pond*n. cara membuatnya tinggal ikuti langkah-langkah yang ada di kemasan. dijamin anti gagal. hehehe



dari semua brownies kukus yang pernah saya coba, brownies kukus chocolat*s yang paling lezat. sebab bahan-bahannya bisa kita sesuaikan sendiri dengan selera kita. kalau kalian suka yang mana?

selamat mencoba ya.

Sabtu, 01 September 2018

Flu Singapura, Gejala dan Pengobatannya

Apa yang anda pikirkan saat mendengar kata 'flu singapura'?
saya sih kaget, perasaan saya belum pernah ke singapura, kok anak saya terkena flu singapura. hehehe


sumber: http://banjarmasin.tribunnews.com/

beberapa saat yang lalu, anak saya demam namun tidak terlalu tingi suhunya (kurleb 37,5 derajat), namun berlangsung selama beberapa hari. karena anaknya masih mau makan dan minum serta masih bermain seperti biasa, saya pun tidak terlalu cemas dan tidak memberikan obat. namun setelah demamnya turun, anaknya malah tidak mau makan, serta muncul bintik merah dan ada pula warna abu melepuh seperti berisi cairan yang hanya muncul di telapak tangan dan kaki. awalnya saya kira cacar, tapi kok munculnya hanya di telapak tangan dan kaki. setelah saya perhatikan anak saya malam tidak nyenyak boboknya karena gatal, serta sering mengeluarkan air liur seperti sedang sariawan gitu. akhirnya saya beranikan bertanya di grup. menurut kawan-kawan anak saya terkena flu singapura. makanya nama lain dari Flu Singapura adalah penyakit tangan, kaki, dan mulut. kenapa disebut flu singapura? sebab flu ini pernah mewabah di singapura sekitar tahun 2000-an.


saat itu juga saya bawa ke dokter untuk memeriksakannya. trus saya diberi salep anti gatal dan obat penurun panas. saya juga cari-cari di google tentang flu singapura. ternyata obat dari flu singapura hanya istirahat ya, kecuali bila demamnya tinggi maka bisa diberi parasetamol. jangan lupa untuk mengajak anak ke dokter ya dan sebaiknya anak tidak diajak main keluar dulu, sebab flu singapura disebabkan oleh virus yang dapat menulari anak lain. alhamdulillah, akhirnya anak saya sembuh setelah kurang lebih 1 minggu. 

perawatan flu singapura berdasarkan pengalaman saya:
1. pastikan anak istirahat dengan cukup
2. banyak mengkonsumsi air
3. beri makanan berkuah supaya anak lebih mudah menelan, seperti sop.
4. beri salep gatal sesuai anjuran dokter
5. jangan ajak main keluar dulu ya
6. jangan lupa mencuci tangan setelah makan, ke kamar mandi atau    mengganti popok
7. rajin mengganti sprei
8. hindari mencium anak ya.

berikut ulasan lengkap flu singapura yang saya kutip dari laman www.alodokter.com

Flu Singapura, adalah infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit yang umumnya menyerang anak-anak ini bisa juga terjadi pada orang dewasa. Penderita flu Singapura biasanya mengalami bintil-bintil berair dan sariawan di dalam mulut, tangan, dan kaki. Terkadang luka-luka tersebut juga muncul di siku, bokong, lutut, dan lipatan paha.
Flu Singapura dikenal juga sebagai Penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut (Hand-Foot-and-Mouth Disease). Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kelompok virus bernama enterovirus.

Gejala Flu Singapura

Masa inkubasi virus flu Singapura berlangsung selama 3-6 hari sebelum memunculkan gejala yang berupa:
  • Demam.
  • Sakit tenggorokan.
  • Hilang nafsu makan.
  • Muncul sariawan yang terasa nyeri di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi.
  • Ruam merah yang terkadang melepuh dan berisi cairan pada telapak tangan, telapak kaki, dan bokong.
  • Bayi dan anak balita akan rewel.
  • Nyeri perut.
  • Batuk.
Umumnya, penyakit flu Singapura diawali dengan munculnya demam. Setelah itu, sekitar satu atau dua hari, akan muncul sariawan atau luka di sekitar gusi, lidah, dan pipi bagian dalam. Kondisi inilah yang bisa membuat penderita flu Singapura kesakitan saat minum, makan, atau menelan. Satu sampai dua hari setelahnya, ruam muncul di telapak tangan dan kaki, serta terkadang pada bokong.

Penyebab Flu Singapura

Virus-virus dari keluarga enterovirus dapat menjadi penyebab flu Singapura. Salah satunya yang paling sering adalah coxsackievirus A16. Virus tersebut hidup dalam cairan hidung dan tenggorokan, air ludah, tinja, serta cairan pada ruam kulit, dan sangat mudah ditularkan ke orang lain malalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau barang yang terkontaminasi oleh cairan tubuh penderita.
Beberapa contoh cara penularan dari penyakit flu Singapura, adalah:
  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja penderita.
  • Tidak sengaja menghirup percikan air ludah, cairan hidung atau tenggorakan penderita.
  • Menyentuh benda yang terkontaminasi virus, kemudian menyentuh mata dan hidung, atau memasukan jari ke dalam mulut.

Diagnosis Flu Singapura

Flu Singapura dapat terdiagnosis melalui gejala yang dialami oleh penderita, serta tidak memerlukan pemeriksaan khusus. Terkadang dapat dilakukan pemeriksaan darah, feses, atauswab tenggorokan untuk memastikan. Terdapat beberapa hal yang bisa membedakan gejala flu Singapura dengan penyakit lainnya, yaitu:
  • Pola dari gejala yang terjadi. Urutan terjadinya gejala-gejala bisa menentukan apakah seseorang menderita flu Singapura atau bukan. Gejala flu Singapura biasanya dimulai dengan demam, kemudian diikuti munculnya sariawan dalam mulut, lalu muncul ruam pada tangan dan kaki.
  • Usia pasien. Flu Singapura umumnya terjadi pada anak berusia di bawah 10 tahun.
  • Penampakan luka dan ruam. Luka pada mulut tampak seperti sariawan berwarna kuning keabuan dengan tepi kemerahan dan terasa sakit, dan ruam pada kaki serta tangan tampak kemerahan dan dapat berisi cairan atau melepuh.

Pengobatan Flu Singapura

Umumnya, flu Singapura tidak membutuhkan pengobatan. Kondisi ini kerap pulih dengan sendirinya setelah 7-10 hari. Flu Singapura disebabkan oleh virus, jadi penderita tidak perlu mengonsumsi antibiotik, dan tidak ada antivirus yang spesifik untuk mengatasi virus penyebabnya.
Orang tua dapat melakukan perawatan mandiri untuk membantu meredakan gejala apabila anak menderita flu Singapura, seperti:
  • Memberikan paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan rasa nyeri atau demam.
  • Memastikan anak beristirahat secara cukup dan mengonsumsi banyak minuman dingin untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan.
  • Tidak memberikan makanan atau minuman asam dan pedas, karena bisa membuat luka di mulut dan akan terasa lebih perih.
  • Memberikan makanan lunak atau sup, mengingat gejala flu Singapura dapat menyebabkan sulit menelan.
  • Mengoleskan krim antigatal pada ruam.
  • Memberikan air minum yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Pencegahan Flu Singapura

Pada 7 hari pertama, penderita flu Singapura dapat dengan mudah menularkan virus ke orang lain. Setelah gejala mereda, virus masih dapat bertahan dalam tubuh penderita selama beberapa hari sampai beberapa minggu, dan dapat menyebar melalui ludah atau tinja. Untuk mengurangi risiko penyebaran flu Singapura, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:
  • Mengistirahatkan anak di rumah dan tidak menyuruhnya bersekolah sementara waktu hingga kondisinya benar-benar pulih.
  • Membersihkan area-area yang dicurigai terkontaminasi virus (misalnya pakaian, seprei, meja, peralatan makan) dengan menggunakan air dan sabun.
  • Membiasakan diri untuk mencuci tangan sampai bersih, khususnya setelah BAB, mengganti popok anak, menyiapkan makanan, atau sebelum makan.
  • Mengajari anak cara menjaga kebersihan anggota tubuhnya sendiri. Hal ini penting dilakukan karena anak-anak di bawah usia 10 tahun rawan tertular flu Singapura.
  • Mengajari anak untuk tidak berbagi peralatan makan atau minum.
  • Tidak mencium anak yang sedang menderita flu Singapura agar Anda sendiri tidak tertular.

Komplikasi Flu Singapura

Ada beberapa komplikasi yang dapat timbul akibat flu Singapura, meskipun jarang terjadi. Di antaranya adalah:
  • Dehidrasi. Luka yang muncul pada rongga mulut dan tenggorokan bisa mempersulit penderita untuk makan maupun minum. Hal ini dapat memicu terjadinya dehidrasi.
  • Meningitis virus. Virus penyebab flu Singapura bisa mengakibatkan meningitis jika virus tersebut masuk ke selaput dan cairan otak. Meningitis virus adalah infeksi virus pada selaput yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang.
  • Ensefalitis. Ini adalah komplikasi paling serius dan sangat jarang terjadi dari flu Singapura.Ensefalitis adalah peradangan pada jaringan otak.
semoga bermanfaat:
sumber:

Kamis, 30 Agustus 2018

Hari-hari bersama Natsbee, Bikin Asik Tanpa Toxic



Sudahkah kamu bersihkan hari aktifmu?
Sebuah pertanyaan yang sering terlupakan. Terkadang kita terlalu asyik dengan dunia kita, hingga kita tidak sempat memperhatikan kesehatan. Padahal entah disadari atau tidak setiap hari tubuh kita terpapar oleh zat-zat yang tidak baik atau yang biasa disebut dengan racun/toxic. Toxic bisa berasal dari dalam tubuh maupun luar tubuh/lingkungan. Contohnya stres, gaya hidup tidak sehat dan polusi. Stres dan gaya hidup merupakan faktor pembawa toxic yang berasal dari dalam tubuh atau diri kita sendiri. Jadi yang bisa mengontrol adalah individu masing-masing. Setiap individu pasti punya cara tersendiri untuk mengatasinya. Sedangkan  polusi merupakan faktor pembawa toxic yang berasal dari luar tubuh/lingkungan dan diluar kontrol/kendali kita.

Stress bisa terjadi karena ketidak sesuaian antara harapan dan kenyataan. Contohnya nih, pergi ke kantor dengan harapan semua kerjaan bisa beres hari itu juga, eh ternyata ada aja rintangan sehingga kerjaan numpuk sementara dealine udah menunggu. Belum lagi sampek rumah harapannya bisa istirahat, ternyata saat pulang rumah berantakan kayak kapal pecah ditambah anak tantrum. Tentunya jadi stress dong. Belum lagi beberapa waktu yang lalu, saya yang tinggal di Bali ikut merasakan gempa lombok yang sering sekali terjadi. Jadi trauma dan takut berada di dalam ruangan. Sampek saya agak stress dan tidak bisa membedakan apakah yang saya rasakan gempa sungguhan atau ilusi.

Di era kekinian ini, gaya hidup menjadi tak terkontrol dan mengarah ke gaya hidup tak sehat. Contohnya ini, sering makan makanan instan, sering bergadang, malah pada beberapa orang ada yang merokok dan minum minuman keras. Tentunya itu tak baik untuk kesehatan kita.

Asap kendaraan bermotor menjadi sesuatu yang hampir tidak bisa dihindari lagi. Asap kendaraan bermotor tentunya menghasilkan polusi yang merupakan racun bagi tubuh. Selain asap kendaraan, asap rokok turut menjadi polusi yang susah sekali untuk dihindari. Ditambah lagi beberapa waktu yang lalu Gunung Agung di Bali mengalami erupsi yang debunya sampai ke rumah saya.

Stress, gaya hidup tidak  sehat, dan polusi lingkungan dapat membawa zat-zat yang tidak baik masuk ke dalam tubuh. Karena zat-zat tidak baik ini dapat bersifat toxic yang berbahaya bagi tubuh. Ada banyak cara untuk menghindari toxic tersebut masuk ke dalam tubuh, diantarnya menghidari stress, memulai gaya hidup sehat dengan memakan makanan yang bergizi, memperbanyak makan sayur dan buah, mengurangi begadang. Kalau untuk mengatasi polusi lingkungan biasanya saya memakai masker dan perbanyak udara menghirup udara segar. Tapi mau tau jurus paling ampuh dan asik tanpa toxic?
 
Yeay, rahasianya adalah mengkonsumsi madu dan lemon. Madu dan lemon sejak dulu dipercaya sebagai jurus ampuh untuk menjaga kesehatan manusia. Berikut manfaat madu dan lemon yang harus kalian ketahui diantaranya:
Manfaat madu
Membersihkan racun dalam tubuh
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Menurunkan berat badan
Meredakan radang tenggorokan
Mengatur kadar gula dalam darah
Mencegah resiko penyakit jantung

Manfaat lemon
Membantu menurunkan berat badan
Sebagai anti bodi
Membantu pencernaan
Manambah asupan vitamin C
Membantu fungsi hati

Lalu bagaimana bila madu dan lemon berkolaborasi menjadi satu?tentunya akan menjadi perpaduan yang ciamik dan endes dengan manfaat yang jos. Namun sayangnya membuat membuat minuman madu dan lemon sulit dilakukan, sebab membutanya minuman lemon madu cukup ribet alias kurang praktis, belum lagi rasanya kurang pas di mulut. Apalagi kini madu banyak yang tidak asli. Trus susah sekali mendapatkan lemon di tempat saya. Kalaupun dapat harganya sangat mahal. Hingga akhirnya suatu hari saya pergi ke minimarket dan menemukan NATSBEE HoneyLemon. Dengan adanya Natsbee honey lemon, saya tidak perlu rempong membuat minuman madu lemon. Tinggal glek glek glek tubuh jadi seger deh.

Apa sih Natsbee Honey Lemon?
Natsbee Honey Lemon adalah minuman yang terbuat dari perpaduan madu dan lemon asli. Rasa manis madu bersatu dengan rasa segar dari lemon membuat minuman ini memiliki rasa yang dapat menggoyang lidah apalagi dinikmati saat dingin. Natsbee Honey Lemon memiliki manfaat kebaikan madu dan lemon yang dapat mengembalikan kesegaran tubuh dan menjadikannya bersih kembali, tentunya bisa menghilangkan toxic. Jadi kita nggak usah rempong buat minuman madu dan lemon. Cukup konsumsi Natsbee Honey Lemon.
5 Alasan Kenapa Harus Minum Natsbee Honey Lemon
1.        Perpaduan madu dan lemon memberi banyak kebaikan
Natsbee Honey Lemon terbuat dari perpaduan madu dan lemon yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh, diantaranya dapat membuang toxic yang dapat berbahaya bagi tubuh serta menambah kesegaran tubuh. Selain itu Natsbee Honey Lemon juga mengandung vitamin C yang kaya akan anti oksidan dan dapat mencegah penuaan dini.
2.        Diproduksi oleh PT Pokka Dima International
PT Pokka adalah perusahaan asal Jepang yang terpercaya dan ternama yang kini telah bekerja sama dengan PT Dima International untuk memproduksi minuman yang berkualitas.
3.        Mengantongi halal MUI
Sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI sangat penting. Dengan adanya sertifikat halal MUI, maka tidak ada keraguan bila akan mengkonsumsi Natsbee Honey Lemon. Jadi hatipun tenang.

4.        Terdaftar dalam BPOM
Natsbee Honey Lemon  telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan. Sehingga bisa dipastikan bahwa bahan-bahan yang terdapat dalam Natsbee Honey Lemon  aman, alami, dan menyehatkan.

5.        Rasanya mantap
Kalau kita buat sendiri minuman madu lemon belum tentu rasanya semantap rasa Natsbee Honey Lemon. Perpaduan antara madu yang manis dengan lemon yang segar terasa pas dimulut. Rasanya benar-benar alami dan terasa lho madu dan lemonnya. Apalagi dinikmati saat dingin. Warnanya pun alami dan tidak ngejreng.

Dengan 5 alasan tersebut saya semakin mantap untuk mengkonsumsi Natsbee Honey Lemon. Sehingga Natsbee Honey Lemon selalu menemai hari-hari saya.



Profesi saya sebagai guru mengharuskan saya menemui beratus-ratus murid dengan berbagai macam sifat dan karakter. Sehingga sebelum masuk ke kelas saya sempatkan meminum Natsbee Honey Lemon supaya fresh saat mengajar. Saat kita sedang dalam kondisi fresh maka akan yang kita sampaikan akan mudah diserap oleh murid. Selain itu perpaduan madu dan lemon membuat saya lebih berkonsentrasi.

saat sedang banyak kerjaan pun saya selalu menyempatkan meminum Natsbee Honey Lemon.




Saat idul Adha kemarin, hampir setiap saat saya memakan daging sapi sehingga harus diimbangi dengan Natsbee Honey Lemon.


Saat makan diluar bersama keluarga pun Natsbee Honey Lemon tak ketinggalan menemani.


Saat diperjalanan pun Natsbee Honey Lemon tak ketinggalan, apalagi di perjalanan rentan dengan stress dan kemacetan.



Saat nyamil ya saatnya meminum Natsbee Honey Lemon


Di malam hari juga saat yang pas untuk meminum Natsbee Honey Lemon, sebab toxic yang terakumulasi sejak pagi bisa diatasi dengan Natsbee Honey Lemon. Jadinya tubuh kembali segar. Selain itu madu mengandung dekstrometorfan yang dapat meningkatkan kualitas tidur yang berefek tidur menjadi lelap. Sehingga saat bangun di pagi hari tubuh jadi segar dan siap aktif kembali.


Tak hanya untuk konsumsi pribadi, suamiku yang baru sembuh dari sakit saya anjurkan juga untuk meminum Natsbee Honey Lemon supaya daya tahan tubuhnya kuat dan nggak gampang sakit.


Jadi masih ragu meminum Natsbee Honey Lemon? Yuk Bersihkan Hari Aktifmu dengan Natsbee Honey Lemon, Minuman MaduLemon yang asik tanpa toxic.

#AsikTanpaToxic
This entry was posted in