Tampilkan postingan dengan label lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lomba. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Januari 2021

Inovasi di Tengah Pandemi, Rangkul Guru untuk Guru Unggul

 


 "Semoga kita saling mendoakan dalam kebaikan" (Galih Suci Pratama)

Perhelatan akbar Apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2020 Indonesia telah usai. PT Astra International Tbk memberikan apresiasi kepada pejuang muda yang tanpa lelah terus memberikan manfaat kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, teknologi serta satu kategori yaitu kelompok yang mewakili kelima bidang tersebut. Namun Khusus tahun 2020, ada kategori tambahan yaitu  Astra juga memberikan tambahan kategori apresiasi khusus kepada para pejuang tanpa pamrih di masa pandemi COVID-19.

Kesulitan Guru Saat Daring

Ya, pandemi Covid-19 tengah melanda Indonesia dan mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia, tak terkecuali bidang pendidikan. Pembelajaran kini beralih dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran jarak jauh secara daring dengan pertimbangan kesehatan dan keselamatan siswa adalah hal pertama dan utama. Tujuannya adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di lingkungan penddikan, sebab melawan mahluk tak kasat mata lebih susah dibanding melawan musuh yang tampak nyata. Dalam pembelajaran daring, guru dan murid terhubung dengan perangkat seperti gadget dan komputer, oleh karena itu guru dituntut harus bisa menguasai teknologi supaya pembelajaran daring dapat berlangsung dengan lancar. Meski pembelajaran daring adalah hal yang baru bagi guru, guru dituntut untuk tetap berinovasi. Mirisnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perubahan pembelajaran dari tatap muka ke pembelajaran daring dirasa terlalu cepat dan mendadak, tanpa diiringi dengan kesiapan guru untuk menjalankan pembelajaran daring. Guru merasa kesulitan untuk menyuguhkan materi pembelajaran secara daring. Akibatnya guru hanya menyuguhi siswa dengan tugas, tugas, dan tugas tanpa memberikan materi kepada siswa. Siswa menjadi bosan, kelas daring jadi mati, ujungnya pembelajaran daring menjadi tidak efektif. Untuk itu perlu dilakukan suatu inovasi supaya pembelajaran daring menjadi efektif, tidak garing apalagi membuat siswa boring.

Inovasi di Tengah Pandemi

Adalah Galih Suci Pratama, pejuang tanpa pamrih di masa pandemi Covid-19 yang membawa perubahan dan inovasi bagi guru di Semarang. Berangkat dari ketidaksiapan guru saat menyuguhkan pembelajaran daring, Galih Suci Pratama memikirkan cara agar guru-guru dapat menyampaikan materi kepada siswa saat pembelajaran daring melalui platform youtube.

Pria yang akrab disapa Galih ini mendapatkan ide dan inspirasi saat dirinya digandeng oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang mengadakan pelatihan tentang konsep pembelajaran daring pada bulan april yang lalu. Salah satu materi yang diajarkan pada guru-guru adalah penggunaan aplikasi untuk menunjang pembelajaran daring seperti Google Classroom dan Quizizz.



Untuk mengetahui sejauh mana guru menerapkan hasil pelatihan, maka Galih dan tim melakukan evaluasi terhadap pelatihan pertama tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa guru sudah bisa membuat soal dengan baik namun guru kurang maksimal dalam menyampaikan materi secara daring. Akibatnya guru hanya memberikan soal dan tugas tanpa diiringi dengan menyampaikan materi yang dapat dipahami siswa. Kesulitan tersebut ditindak lanjuti dengan diadakannya pelatihan kedua pada bulan Juli silam. Pelatihan ini digunakan untuk melatih para guru untuk menyampaikan materi melalui platform youtube.

Ya, pria kelahiran Banjar Negara 27 maret 1991 ini menggagas penggunaan platform youtube sebagai media bagi guru untuk menyampaikan materi saat daring dengan pertimbangan youtube mudah digunakan dan bisa digunakan kapan saja dan dimana saja. Galih melihat bahwa banyak kejadian di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua siswa, khususnya siswa pada jenjang sekolah dasar, memiliki handphone. Banyak siswa menggunakan handphone orang tua, akibatnya tidak bisa mengikuti daring karena handphone dibawa orang tua bekerja. Dengan adanya tayangan materi yang disampaikan guru lewat youtube, siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran daring dengan tidak dibatasi waktu. Jika siswa tidak paham, tayangan pun bisa diulang berulang-ulang.

Rangkul Guru untuk Guru Unggul

Dengan mengusung tagline "Belajar bersama, Berkarya bersama dan Sukses bersama-sama", Galih kemudian merangkul guru supaya unggul dan memajukan kualitas pendidikan. Galih kemudian membentuk tim yang disebut tim kota dan menyampaikan gagasan yang sudah dikonsep. Galih selanjutnya memperluas jariyah dengan membentuk tim kecamatan dan menggelar pelatihan secara luring yang diikuti oleh perwakilan tim kecamatan. Sedangkan untuk anggota lainnya diadakan pelatihan secara daring yang juga menggunakan platform youtube. Sebagai program tindak lanjut, setiap tim kecamatan harus membuat video pembelajaran sesuai materi yang diajarkan saat pelatihan. Video dari tim kecamatan kemudian dianalisis dan diupload di youtube. Tak asal upload, Galih dan tim mempunyai standar yang sudah ditetapkan untuk video yang akan tayang di channel youtube, yang meliputi kualitas gambar dan video, tidak berbau SARA dan politik, serta kesesuaian durasi tayangan. Video yang dinyatakan lolos pun tak langsung tayang, tapi masuk daftar antrian terlebih dahulu, sebab video diupload bertahap yakni seminggu sekali menyesuaikan dengan pembelajaran di lapangan. Materi video pun disesuaikan dengan materi yang diajarkan di sekolah, meliputi materi tematik dan non tematik. Materi tematik seperti materi IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan PKn. Materi non tematik seperti materi Bahasa Jawa, PJOK, dan matematika. Bahkan ada pula materi Agama, seperti materi Agama Islam dan Kristen. Konten video pembelajaran dalam kanal youtube yang dinamai Pembelajaran SD Kota Semarang ini sangat menarik, inovatif, kreatif, dan dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Pejuang Tanpa Pamrih 

Kini kanal youtube yang dirintis sejak 13 Juli 2020 ini telah memiliki 39,7 ribu subscriber, jumlah video yang mencapai angka 600 dan telah mengantongi hampir 4 juta views. Pencapaian yang fantastis mengingat bahwa kanal youtube yang baru seumur jagung mendapat sambutan antusias masyarakat. Tak heran bila jumlah video pembelajaran yang disuguhkan telah mencapai jumlah ratusan sebab Galih menerapkan sistem arisan, yaitu setiap orang cukup membuat satu video secara bergantian, di sisi lain mereka akan mendapatkan semua video. Galih berprinsip bahwa semakin banyak yang menonton video pembelajarannya, maka semakin banyak pula manfaat yang ditebar dan semakin banyak amal jariyah yang didapat. 


Tak ingin mengambil keuntungan, Galih mengakui bahwa monetisasi dari konten youtubenya digunakan untuk pengambangan sumber daya manusia, pengembangan sarana dan prasana hingga beasiswa pendidikan. Kedepannya, Galih mencoba mengembangkan video dengan menggunakan aplikasi android dan membuat video pembelajaran semester dua. 

"sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama"

Semoga bermanfaat

This entry was posted in

Sabtu, 23 Mei 2020

Aplikasi Kumparan = Dunia dalam Genggaman




Saat ini dunia termasuk Indonesia didalamnya tengah memasuki era baru yaitu era disrupsi, dimana terjadi fenomena beralihnya aktivitas manusia dari dunia nyata ke dunia maya. Ya, ciri khas dari era disrupsi ini adalah perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat, menyeluruh dan mempengaruhi hampir semua bidang kehidupan. Salah pengaruhnya adalah terjadinya pergeseran perilaku atau gaya hidup masyarakat dalam mengakses berita dan informasi. Sebelumnya, masyarakat mencari berita dan informasi melalui media konvensional atau media cetak seperti surat kabar/koran. Kini, masyarakat dapat mengakses berita secara cepat dan real time dengan mengakses media siber. Kehadiran media siber tentunya membawa angin segar bagi dunia jurnalisme. Dengan adanya media siber, masyarakat bisa mendapatkan berita dan informasi dengan sekejap dan up to date melalui gawai yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja. Beberapa kelebihan media siber antara lain: informasi aktual dan up to date, bisa diakses kapan saja dan dimana saja, informasi dapat diakses berulang kali, terbangun interaksi antar pembaca dengan adanya kolom komentar/chat, lebih interaktif (disamping memuat teks, media siber juga berisi gambar, video, audio, dan animasi), praktis dan bisa menjangkau informasi dari seluruh belahan dunia. Dengan adanya media siber masyarakat bisa mengakses informasi dari berbagai dunia secara aktual dan up to date seakan dunia dalam genggaman.

Namun demikian media siber tidaklah sesempurna yang kita bayangkan. Pasalnya disamping memiliki kelebihan, media siber juga memiliki kelemahan yang tidak bisa dianggap enteng oleh penggunanya. Salah satunya adalah penyebaran hoaks yang semakin meraja lela. Ya, masyarakat hendaknya tidak asal dan sembarang memilih media siber. Sehingga masyarakat sebagai pengguna gawai/smartphone harusnya se-smart gawainya. Masyarakat harus pintar memilih media siber yang akurat dan terpercaya. Salah satu media siber yang kini tengah popular dan semakin banyak diakses adalah kumparan. Kumparan merupakan aplikasi berita terbaik yang wajib kalian akses. Kumparan pertama kali diluncurkan pada Januari 2017, dengan tujuan menjadi platform pertama di Indonesia yang menggabungkan jurnalisme berbasis teknologi dan memungkinkan interaksi antara semua pengguna ke dalam satu platform. Kumparan dapat diakses menggunakan perangkat seluler, komputer pribadi, dan permukaan lainnya. Personalisasi Algoritma Technology (PAT) memungkinkan kumparan untuk mendistribusikan produknya atau konten berkualitas baik kepada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.

Selain bisa diakses melalui browser gawai, kini kumparan hadir dengan aplikasi yang bisa kita akses dari gawai. Sehingga semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan berita terkini, terbaru, terlengkap, terupdate yang dirancang dengan teknologi terkini. Masyarakat juga bisa mendapatkan pengalaman membaca berita yang lebih mudah dan menyenangkan. Dengan aplikasi kumparan masyarakat bisa mendapatkan berbagai jenis informasi mulai dari Indonesia hingga seluruh belahan dunia, seakan dunia dalam genggaman.

Bagaimana cara mengakses aplikasi kumparan?
Cara mengakses aplikasi kumparan dari gawai sangat gampang. Langkah pertama buka Play Store, lalu ketikkan kumparan di pencarian, lanjutkan dengan pemasangan aplikasi kumparan di gawai kalian. Aplikasi kumparan siap deh diakses. Selanjutnya jangan lupa log in / mendaftar supaya kalian bisa mengakses semua fitur yang ada di aplikasi kumparan. Aplikasi kumparan telah bisa terhubung dengan akun google dan facebook kalian, jadi sangat mudah untuk mendaftar. Jangan lupa pula aktifkan notifikasi supaya mendapatkan informasi terupdate setiap saat, kapan saja, dan dimana saja. Dengan mengakses aplikasi kumparan, kalian tidak perlu lagi mencari berita menggunakan browser, cukup satu aplikasi untuk mengetahui kabar terbaru dari seluruh penjuru dunia. Gampang bukan?

Mengapa harus aplikasi kumparan?
Diantara sekian banyak aplikasi berita yang tersedia, pilihan saya jatuh kepada kumparan dan saya juga merekomendasikan masyarakat menggunakan aplikasi kumparan. Kumparan merupakan aplikasi berita terbaik karena memiliki kelebihan sebagai berikut:

Berita yang Disajikan Terkini, Terbaru, dan Terupdate
Kumparan menyajikan berita secara real time artinya berita yang terjadi saat ini langsung disajikan oleh kumparam, sehingga masyarakat tidak perlu takut ketinggalan informasi terkini. Didalam aplikasi kumparan ada menu trending  yang menyajikan berita yang sedang hits dan kekinian. Tak hanya itu, di dalam menu trending, terdapat submenu lagi yang dapat dipilih berdasarkan topik atau jenisnya, seperti sub menu news, entertainment, mom, food and travel. Sehingga memudahkan dalam memilih berita terkini sesuai selera dan keinginan kita.  Ada pula menu collection yang menyajikan konten eksklusif mengenai isu menarik. Menu collection berisi konten unik dan menarik yang telah difilter berdasarkan topiknya. Kita juga dapat mengklik menu subscribe collection untuk mendapatkan pemberitahuan terkini bila ada konten terbaru. Aplikasi berita lain mah lewat, Kumparan aplikasi berita terbaik.

Berita yang Disajikan Beragam dan Terlengkap Tapi Tidak Kaleng-kaleng
Berita dan informasi yang disajikan kumparan sangat lengkap dan beragam, mulai dari berita hingga entertainment, ada pula tentang mom, food and travel, otomotif, hingga olah raga dan masih banyak lainnya. Namun kalian tidak perlu bingung dengan banyaknya berita, sebab informasi yang disajikan telah dikelompokkan berdasarkan jenis atau topiknya. Jadi sangat memudahkan pengguna untuk mencari berita yang dicari. Berita yang disajikan pun terpercaya dan anti hoax serta ditulis dari sudut pandang yang seimbang, netral, bermanfaat, inspiratif dan tidak kaleng-kaleng. Berita yang disajikan pun dikemas kekinian dengan bahasa yang mudah dicerna. Tak hanya berita, Aplikasi Kumparan juga menyajikan investigasi dan majalah diigtal.

Tampilan layar responsif, Sederhana Namun Elegan
Salah satu kelebihan lainnya dari aplikasi kumparan adalah tampilan layarnya yang fit to screen alias responsif dan kompatibel. Jadi kita tidak perlu memperbesar atau memperkecil layar, sebab tampilan layar aplikasi kumparan otomatis menyesuaikan dengan gawai. Selain itu tampilan layar dari aplikasi kumparan sederhana dengan backgroud putih namun terkesan elegan dan tidak rame. Antar backgorud dan tulisan sangat kontras dan tidak membuat mata panas. Gambar yang disediakan pun unik dan menarik seperti pada menu collection¸pembaca seolah dibuat membaca kumpulan buku dengan cover yang artisitik.


Tidak Terganggu Iklan
Nah, ini kelebihan yang membuat saya jatuh hati pada aplikasi kumparan. Kadang sebel nggak sih saat lagi asyik membaca berita tiba-tiba muncul iklan yang tak diundang. Dengan membaca berita melalui aplikasi kumparan, kita tidak perlu khawatir akan adanya iklan, sebab aplikasi ini bersih dari iklan yang mengganggu. Jadi membuat pembaca nyaman dan betah berlama-lama di aplikasi ini.

Update Informasi Terkini COVID-19
Salah satu menu baru yang disajikan dari aplikasi kumparan adalah menu Update Informasi Terkini COVID-19. Menu ini berisi informasi tentang Covid-19 mulai dari memahami virus Corona, pencegahan diri dan keluarga, Happy at home, kumpulan do’a hingga donasi lawan Corona. Tentunya dengan adanya informasi tersebut kita tetap bisa stay home namun tetap tak ketinggalan informasi tentang Covid-19. Berita yang disajikan pun sangat aktual dan up to date, dilenngkapi grafik, peta, hingga persebaran pasien Covid-19 di seluruh tanah air. Nilai plusnya lagi adalah informasi yang disajikan tak melulu tentang korban Covid-19, tapi juga hal-hal yang menenangkan pembaca seperti kumpulan do’a serta informasi inspiratif yaitu Happy at home yang berisi solusi praktis yang dapat dilakukan pembaca saat stay at home. Hmm jadi adem bacanya.

Memori Kecil dan Fast Respon
Kalian tak perlu khawatir memori gawai penuh saat menginstaal aplikasi kumparan, sebab memori penyimpanan yang dibutuhkan kecil alias tidak berat. Selain itu aplikasi kumparan sangat cepat responnya dalam menampilkan isi berita. Jadi kalian tidak usah khawatir gawai kalian jadi lemot atau lelet.

Memungkinkan Berbagi Tulisan Melalui Menu Create Story
Informasi yang disajikan dalam aplikasi kumparan berasal dari dua arah yaitu tulisan redaksi dan tulisan pembaca yang disajikan pada menu opini dan cerita. Jangan lupa untuk mendaftar dulu supaya kalian bisa mengakses menu create story. Menu ini memungkinkan kalian berbagi tulisan kalian. Pada menu opini dan cerita, kalian bisa membaca informasi yang ditulis dari sudut pandang pembaca dan para tokoh masyarakat.

Interaksi antar Pengguna
Kalian bisa memberikan komentar atau tanggapan pada berita yang disajikan pada aplikasi kumparan. Kalian bisa juga memberi love pada berita atau komentar yang kalian sukai. Selain itukalian juga bisa berinteraksi dengan sesama pengguna dengan saling memfollow, memberi love  dan berkomentar. Apalagi kini aplikasi kumparan telah didownload lebih dari 500.000 kali dan diulas lebih dari 6000 pengguna. Selain itu Kumparan juga sering mengadakan kuis dan lomba dengan hadiah yang menarik dan menggiurkan. Sebagai tambahan Kumparan juga mengadakan acara virtual bersama tokoh-tokoh terkenal, seperti acara Lebaran Bersama Kumparan yang menghadirkan Sandiaga Uno, SusiPudjiastuti, Atiqah Hasiholan, Indra Jegel, Lala Karmela, Fenita dan Arie Untung, Ziva Magnolya,Arief Didu, Erick Estrada, Oki Rengga, Ola Elannor, Dayu Hatmanti, Utta, Jekm, serta Adit Insomnia.

Pemberitahuan Berita Terkini
Dengan adanya fitur aktifkan notifikasi, pembaca tidak perlu khawatir ketinggalan informasi terkini. Kita pun  bisa memilih jenis berita yang ingin kita ikuti, jadi tidak semua berita hidup notifikasinya. Sebagai contoh bila ingin mengikuti atau mendapatkan notifikasi informasi tentang food and travel¸maka pembaca hanya perlu mengaktifkan notifikasi untuk topik itu saja.

Informasi Berupa Video
Lagi malas membaca berita panjang? Jangan khawatir kini aplikasi kumparan hadir dengan berita yang dikemas kekinian yaitu informasi ditampilan dalam bentuk video dengan teks singkat. Dengan adanya informasi yang berbentuk audio visual tentunya memudahkan pembaca yang sedang sibuk atau sedang malas membaca informasi berupa tulisan panjang. Keren kan?

Kumparan Derma
salah satu fitur sosial pada kumparan adalah kumparan derma. Dengan mengusung pemikiran:
"Sebuah karya jurnalistik yang baik, tak hanya sekadar berita saja, tapi juga harus bisa menggerakkan masyarakat. Tentu dalam hal positif dan memberikan kebaikan."
Kumparan meluncurkan fitur Kumparaan Derma untuk memudahkan pembaca berdonasi. Melalui fitur ini, pembaca bisa langsung bergerak memberikan bantuan untuk orang-orang membutuhkan yang profilnya diangkat oleh kumparan. Fitur tersebut juga menyajikan kisah inspiratif dan campaign yang bisa diikuti oleh pembaca dengan mengaktifkan notifikasi.



Riwayat Baca
Dengan adanya menu riwayat baca, penggina tidak perlu lagi melakukan pencarian ulang berita yang telah dibaca atau belum sempat dibaca karena ada aktivitas lain. Selain itu tersedia juga menu share berita yang memungkinkan pengguna membagikan berita.
Demikian 10 alasan mengapa kalian harus instal aplikasi kumparan di gawai kalian. Satu aplikasi berjuta manfaat. Aplikasi berita terbaik dengan banyak kelebihan. Dengan aplikasi Kumparan, dunia bagaikan dalam genggaman. Semoga bermanfaat.


#TenanguntukMenang
#BerkahNulisdiRumah



IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING (ONLINE AND OFFLINE LEARNING) DENGAN BANTUAN MEDIA BUEKO (BUKU ELEKTRONIK KOLOID) DAN APLIKASI QUIZIZ UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HASIL BELAJAR MATERI KOLOID DAN RESPON SISWA


IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING (ONLINE AND OFFLINE LEARNING) DENGAN BANTUAN MEDIA BUEKO (BUKU ELEKTRONIK KOLOID) DAN APLIKASI QUIZIZ UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HASIL BELAJAR MATERI KOLOID DAN RESPON SISWA

Oleh: Nikmatur Rohmaya, S.Pd

Abstrak
Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan besar di segala bidang termasuk pendidikan. Salah satu ciri revolusi industri 4.0 adalah semakin maraknya penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pembelajaran kini telah bergeser dari pembelajaran konvensional tatap muka (face to face) ke pembelajaran online (e-learning). e-learning sangat memungkinkan diterapkan pada pembelajaran, termasuk pembelajaran kimia. Salah satu materi kimia yang belum optimal hasil belajarnya adalah Koloid. Materi ini dianggap materi hafalan, abstrak, dan susah dipahami oleh siswa. Namun e-learning saja tidak cukup optimal sehingga diperlukan suatu pendekatan yang memadukan online dan offline learning yaitu Blended Learning. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar dan respon siswa, khususnya pada materi koloid dengan menggunakan Blended Learning. Media yang digunakan dalam pembelajaran adalah buku elektronik koloid dan aplikasi quiziz. Media ini selain untuk meningkatkan antusiasme siswa juga dapat melatih siswa secara mandiri menemukan konsep-konsep yang dipelajari. Kualitas hasil belajar meningkat yaitu saat pretest presentase ketuntasan siswa sebesar 22,58% meningkat menjadi 83,87%., sedangkan bila dibandingkan dengan kelas kontrol, presentase kelas eksperimen lebih tinggi yaitu presentase ketuntasan kelas kontrol sebesar 63,64%, sedangkan kelas eksperimen sebesar 83,87%. Selain itu, siswa memberikan respon yang positif, siswa merasa lebih semangat, tertarik dan termotivasi.
Kata kunci: Blended Learning, koloid, hasil belajar, respon siswa.

PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Revolusi Industri 4.0 dewasa ini semakin marak diperbincangkan. Dunia, termasuk Indonesia di dalamnya saat ini tengah mengalami suatu perubahan besar. Hampir semua lini kehidupan mengalami perubahan, termasuk bidang pendidikan. Pola pendidikan mengalami pergesaran dari teacher oriented menjadi student oriented. Pembelajaran kini mulai beralih dari pembelajaran konvensional ke pembelajaran digital. Guru kini tak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar, sebab sumber informasi bisa berasal dari mana saja, sehingga guru dituntut untuk kreatif dan inovatif agar tak kelah saing dengan mesin.
Salah satu ciri revolusi industri 4.0 adalah semakin maraknya penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi dan komunikasi dewasa ini berlangsung sangat pesat. Salah satu pengaruh perkembangan TIK dalam dunia pendidikan yaitu mulai bergesernya pembelajaran tatap muka (face to face) ke pembelajaran online (e-learning). TIK sangat mungkin untuk diintegrasikan ke dalam pembalajaran, termasuk dalam pembelajaran kimia.
Mata pelajaran kimia di SMA/MA mempelajari segala sesuatu tentang zat yang meliputi komposisi, struktur dan sifat, perubahan, dinamika, serta energetika zat yang melibatkan keterampilan dan penalaran (Rahardjo, 2014: iv). Untuk memahami kimia siswa harus mempunyai kemampuan berpikir abstrak/tahap operasional formal. Siswa SMA yang berusia antara 15-18 tahun dapat dikatakan sudah berada pada tahap operasional formal. Siswa dianggap telah mampu mengembangkan dan memecahkan berbagai masalah yang dihadapi dengan menggunakan cara berfikir abstrak (Piaget dalam Suparno, 1997:34), sehingga proses berpikir siswa tidak hanya terbatas dan tidak perlu bantuan benda atau hal-hal yang konkret (Arifin, 1995:91). Namun kenyataan di lapangan menunjukkan tidak semua siswa SMA memiliki kemampuan berfikir abstrak. sehingga bantuan media atau benda nyata menjadi penting dihadirkan saat pembelajaran.
Berdasarkan analisis pendahuluan terhadap hasil belajar siswa pada materi sebelumnya, didapatkan data bahwa hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Artinya masih banyak siswa yang nilainya di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Selain itu, motivasi belajar siswa juga tergolong rendah. Motivasi belajar kimia siswa yang rendah salah satunya dapat dilihat dari sedikitnya siswa yang memilih kimia sebagai mata pelajaran Ujian Nasional. Berdasarkan data pilihan mata pelajaran UN pilihan, dari 46 siswa kelas XII IPA tahun pelajaran 2018/2019, hanya 2 siswa yang memilih kimia. Hal tersebut dikarenakan kimia menjadi pelajaran yang kurang diminati oleh siswa.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu pendekatan yang mengintegrasikan TIK (e-laerning) dalam pembelajaran kimia. Dengan mengintegrasikan e-learning dalam pembelajaran siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Namun, e-learning saja tidak cukup untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Hal ini dikarenakan tidak ada interaksi dan umpan balik antara guru dan siswa, sehingga diperlukan suatu metode yang dapat memadukan antara pembelajaran tatap muka yang konvensional dan pembelajaran online. Dengan model pembelajaran dan media tatap muka yang sesuai dengan e-learning, pembelajaran kimia akan berlangsung efektif, efisien dan menarik. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis melakukan penelitian Implementasi Blended Learning (Online and Offline Learning) dengan Bantuan Media BUEKO (Buku Elektronik Koloid) dan Aplikasi Quiziz untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar Materi Koloid dan Respon Siswa.
B.       Rumusan Masalah
Berdasarkan pemaparan latar belakang diatas maka ditentukan rumusan masalah sebagai berikut:
1.        Bagaimana peningkatan kualitas hasil belajar Koloid siswa setelah diterapkan Blended Learning (Online and Offline Learning) dengan Bantuan Media BUEKO (Buku Elektronik Koloid) dan Aplikasi Quiziz?
2.        Bagaimana respon siswa terhadap Blended Learning (Online and Offline Learning) dengan Bantuan Media BUEKO (Buku Elektronik Koloid) dan Aplikasi Quiziz?
C.      Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.        Mendeskripsikan peningkatan kualitas hasil belajar siswa setelah diterapkan Blended Learning (Online and Offline Learning) dengan Bantuan Media BUEKO (Buku Elektronik Koloid) dan Aplikasi Quiziz?
2.        Mendeskripsikan respon siswa terhadap Blended Learning (Online and Offline Learning) Bantuan Media BUEKO (Buku Elektronik Koloid) dan Aplikasi Quiziz?
D.      Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian adalah:
1.        Bagi guru, penelitian ini diharapkan memberikan informasi bagi guru kimia tentang Blended Learning (Online and Offline Learning) dengan Bantuan Media BUEKO (Buku Elektronik Koloid) dan Aplikasi Quiziz
2.        Bagi siswa, penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa memahami konsep kimia khususnya materi koloid dengan pembelajaran yang menyenangkan.

KAJIAN TEORI
Blended Learning berasal dari dua kata yaitu blended  dan learning. Dalam kamus lengkap Inggris Indonesia, kata blended berasal dari kata blend yang berarti campuran, perpaduan, sedangkan learning berasal dari kata learn yang berarti belajar, pembelajaran. Blended Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang memadukan antara pembelajaran di kelas dengan pembelajaran online (e-learning). Dengan kata lain, Blended Learning merupakan kombinasi antara pertemuan tatap muka (guru dan siswa saling berinteraksi secara langsung) dan pembelajaran mandiri berbasis online yang bisa diakses baik melalui komputer maupun handphone. Dengan menggunakan Blended Learning, pembelajaran akan lebih efektif dan efisien karena kedua metode pembelajaran memiliki keunggulan masing-masing. Metode pembelajaran tatap muka yang konvensional memungkinkan pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan menggunakan berbagai pendekatan dan strategi, sedangkan metode online dapat mengakses materi pembelajaran tanpa batasan ruang dan waktu.
Seperti halnya metode pembelajaran lainnya, Blended Learning juga memiliki kelebihan dan kelemahan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Blended Learning lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional maupun online
Kelebihan Blended Learning antara lain.
       1.           Memadukan pembelajaran konvensional dan online, sehingga Blended Learning bisa melengkapi kekurangan kedua metode tersebut.
       2.           Penyampaian materi dapat dilaksanakan kapan saja dan di mana saja dengan memanfaatkan jaringan internet, tetapi tetap dilengkapi dengan umpan balik saat pertemuan di kelas.
       3.           Guru dapat meminta siswa untuk mengkaji materi pembelajaran sebelum pembelajaran tatap muka berlangsung.
       4.           Bisa digunakan untuk menyiasati kekurangan waktu mengajar dan  menambah waktu pembelajaran via online.
       5.           Memudahkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran.
       6.           Bisa digunakan untuk materi pelajaran yang banyak dan melimpah.
       7.           Kegiatan diskusi bisa berlangsung offline dan online.
       8.           Memungkinkan komunikasi dan diskusi dengan siswa yang tidak mau bertanya di kelas.
Kekurangan Blended Learning yaitu:
       1.           Tidak semua guru memiliki keterampilan untuk melaksanakan pembelajaran online.
       2.           Tidak semua siswa memiliki sarana dan prasana yang mendukung, seperti komputer, handphone, dan akses internet.
METODE DAN PELAKSANAAN
Penelitian ini adalah penelitian Best Practice dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar dan respons siswa, khususnya pada materi koloid dengan Blended Learning dengan bantuan buku elektronik koloid dan aplikasi quiziz. Media yang digunakan dalam penelitian adalah media buku elektronik koloid dan aplikasi quiziz. Adapun penelitian ini bertempat di MAN Buleleng. Kelas yang dijadikan subjek penelitian adalah kelas XI IPA 2 yang berjumlah 31 siswa. Penelitian dilakukan selama bulan Mei 2019. Penelitian ini tidak hanya melibatkan siswa namun juga melibatkan ahli yaitu dosen dan guru kimia dari SMAN 1 Gerokgak.
PEMBAHASAN
Unsur- unsur yang dihasilkan sebagai berikut:
1.        Sistem sosial dari pembelajaran adalah diterapkannya pola pembelajaraan kooperatif, guru bertindak sebagai fasilitator dan mediator, sedangkan siswa bertindak sebagai pembelajar aktif, siswa diberikan kesempatan seluas-luanya untuk bertanya dan berpendapat. Jadi pembelajaran menggunakan pola student centered. Sistem sosial disini lebih menekankan interaksi antara guru dengan siswa maupun interaksi antar siswa dengan siswa. Interaksi antara guru tidak hanya dengan tatap muka (offline), tetapi juga melalui diskusi pada grup whatssapp (online).
2.        Prinsip reaksi, guru lebih banyak membimbing dan mengarahkan siswa. Jika siswa belum bisa menemukan konsep atau kesulitan, maka guru membantu siswa untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi.
3.        Sistem pendukung yang digunakan adalah RPP, media buku elektronik koloid, aplikasi quiziz, buku siswa dan sumber lainnya, lembar kerja siswa, tes penilaian. RPP disusun berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5164 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada Madrasah. Format RPP yang dibuat lebih padat dan ringkas.
4.        Dampak instruksional dari hasil penelitian adalah kecakapan siswa membangun konsep sehingga tercapai kualitas belajar yang diinginkan. Selain itu kemampuan observasi, bertanya, diskusi, dan presentasi siswa meningkat.
5.        Dampak pengiring yang diperoleh adalah meningkatnya sikap tanggung jawab, kemampuan kerja sama dan siswa lebih aktif, tertarik, serta termotivasi.
Tabel hasil pretest dan postets kelas XI IPA 2
No.
Aspek
Pretest
Postest
1.
Jumlah siswa yang tuntas
7
26
2.
Presentase ketuntasan
22,58%
83,87%
3.
Nilai rata-rata siswa
66
76
4.
Nilai Terbesar
80
88
5.
Nilai Terkecil
48
56

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa terdapat kenaikan presentase ketuntasan yang signifikan nilai prestest dan postest. Hal tersebut menandakan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan Blended Learning dengan bantuan media buku elektronik koloid dan aplikasi quiziz.
Tabel Perbandingan kelas Eksperimen dengan Kelas Kontrol
No.
Aspek
Kelas Kontrol
XI IPA 1
Kelas Eksperimen
XI IPA 2
1.
Jumlah siswa yang tuntas
19
26
2.
Presentase ketuntasan
63,64%
83,87%
3.
Nilai rata-rata siswa
68
76
4.
Nilai Terbesar
84
88
5.
Nilai Terkecil
48
56
Dari tabel dapat kelas eksperimen yang menggunakan Blended Learning dengan bantuan media buku elektronik koloid dan aplikasi quiziz lebih unggul hasil belajarnya dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional tanpa e-learning
Hasil angket respon siswa adalah sebagai berikut, 93,55% siswa menyatakan senang dengan pembelajaran Blended Learning dengan Bantuan Media buku elektornik dan aplikasi quiziz, 90,32% siswa merasa termotivasi, dan 87,1% siswa merasa mampu menjawab lebih banyak pertanyaan yang berkaitan dengan koloid. Sedangkan hasil angket respon siswa terhadap media buku elektronik menunjukkan 93,55% siswa menyatakan buku elektronik koloid mudah digunakan, 87,10% siswa merasa belajar lebih baik, dan 87,10% siswa merasa materi disajikan dengan lebih baik. Sehingga siswa memberikan respon positif yaitu siswa lebih senang, semangat dan termotivasi saat pelajaran berlangsung.
PENUTUP
A.      Kesimpulan
1.         Kualitas hasil belajar dengan menggunakan Blended Learning dengan bantuan media buku elektronik koloid dan aplikasi quiziz meningkat yaitu saat pretest presentase ketuntasan siswa sebesar 22,58% meningkat menjadi 83,87% setelah proses pembelajaran. Sedangkan bila dibandingkan dengan kelas kontrol, presentase kelas eksperimen lebih tinggi yaitu presentase ketuntasan kelas kontrol sebesar 63,64% sedangkan kelas eksperimen sebesar 83,87%.
2.         Dari angket yang diisi oleh siswa dapat disimpulkan bahwa siswa memberikan respon yang positif, siswa merasa lebih semangat, tertarik dan termotivasi saat belajar materi kimia unsur menggunakan dengan Blended Learning bantuan media buku elektronik koloid dan aplikasi quiziz.
B.       Rekomendasi
1.    Blended Learning dengan Bantuan Media buku elektronik koloid dapat dijadikan alternatif dalam proses belajar mengajar sehingga hendaknya dapat diterapkan di sekolah.
2.    Hendaknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk diterapkan di pelajaran lain.
DAFTAR PUSTAKA
Arifin, M. 1995. Pengembangan Program Pengajaran Bidang Studi Kimia. Surabaya: Airlangga University Press.
Depdikbud. 2000. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud
Depdiknas.2004. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Depdiknas.2004. Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. Dirjen Dikdasmen. Jakarta.
Nurhayati. 2018. Penerapan Pembelajaran Abad 21 Memanfaatkan Rumah Belajar. Modul tidak diterbitkan. Jakarta: Kemdikbud.
Priyambodo, Erfan dkk. 2016. Buku Siswa Kimia untuk SMA/MA Kelas XII. Klaten: Intan Pariwara.
Rahardjo, Sentot Budi. 2014. Buku Siswa Kimia Berbasis Eksperimen untuk Kelas XII SMA dan MA. Solo: PT Tiga Serangkai Utama Mandiri.

*Tulisan ini masuk dalam 150 tulisan terbaik ajang Simposium Nasional Guru Madrasah Tahun 2019 di Surabaya
*Tulisan ini dimuat dalam Majalah Madani MAN Buleleng Volume 10 Tahun 2020